5/14/2020

Selembar Surat Cinta

Selembar kertas terlepas dari genggaman
jatuh membentur permukaan air
setitik riak memercik
hinggap di ujung sepatuku

Lama ku pandang
selembar kertas itu perlahan hilang
beranjak pergi mengikuti takdirnya
terhanyut, hilang, entah kemana

Kalbu berbisik
mengucap perpisahan terasa kian pelik
biarlah, tak ingin lagi ku melihatnya
hanya membuat sesak, membelenggu jiwa

Kurelakan sepotong kertas itu pergi
menyimpul takdirnya sendiri
bibir menguntai kalimat perpisahan tanpa sajak
sepotong surat cintaku telah lelap tak berjejak


-nai✨

Tidak ada komentar:

Posting Komentar